Kita dibesarkan dengan cara yang berbeda-beda, dan dengan cara itu kita tumbuh dengan suatu kebiasaan.
Bahkan bisa dibilang agama adalah sebuah kebiasaan, sebuah turunan dari orang tua.
Dan kita juga bisa bilang suatu tindakan diskriminasi juga salah satu dari kebiasaan kita.
Minggu ini tema kita adalah tentang diskriminasi dalam bentuk apapun. Ras, Agama, Orientasi seks, Latar Belakang Pendidikan, dan sebagainya.
Sebenarnya kalau kita pikir-pikir lagi, tujuan kita mendiskriminasi orang itu apa sih? Nambahin dosa kali ya!
Diskriminasi sudah terjadi sejak zaman terdahulu jauh sebelum peristiwa apertheid di Afrika.
Diskriminasi warna kulit juga terjadi di Amerika pada zaman dahulu. Sekarang lambat laun hal itu mulai mereda dan hampir tidak ada sama sekali. Namun berbeda dari yang gue dengar dari kakak gue,
"Bullshit, masih banyak terjadi di Amerika sampai sekarang". Gue percaya, dia sudah 3 tahun sekolah di Amerika.
Oke, jangan jauh-jauh di Indonesia saja masih banyak terjadi diskriminasi. Terutama pada ras, orientasi seks, orang miskin, dan juga gender.
Gue akan jujur disini, gue adalah seorang anak keturunan Jawa dan Cina. Gue bangga jadi orang Jawa dan gue juga bangga menjadi orang Cina. Boleh kan gue chauvinis? Siapa sih yang gue suka kaumnya dipuji? Dan boleh kan gue marah kalau kaum gue dijelek-jelekin?
Yang pasti setiap kaum mempunyai keunggulannya masing-masing, entah dari kegiatan berdagangnya, dari tutur bicaranya yang sopan, dsb.
Terus kenapa kita nggak menyatukan perbedaan itu, katanya Bhineka Tunggal Ika? Jadinya kita bisa sepenuhnya menjadi manusia Indonesia. Bangga terhadap kaumnya? Boleh! Tapi kita juga harus bangga terhadap kaum lain yang telah menjadi saudara kita! Please donk! Budaya sih budaya, tapi klo nggak sesuai dengan zaman modern, ke laut aja deh! Udah tahu negatif, terus diikutin, otaknya beku kali ya.
Diskriminasi terhadap orang-orang yang mempunyai orientasi seks juga sangat banyak di Indonesia, hal ini biasanya dipengaruhi agama yang mayoritas di Indonesia yang melarang adanya keabnormalan seks. Oke, mari kita telaah!
Gue suka banget sama Adam Lambert (Juara 2 American Idol season 8), dan seorang musisi jenius. Gue suka ngeliat video-videonya di youtube, tapi comment yang ada cuma hanya tentang keabnormalan dia. Memangnya penting? Toh, dia punya kualitas suara yang oke. Memangnya pernah dalam agama kita harus menjauhi mereka? Tidak! Bahkan kita harus bergaul dengan mereka, untuk apa? Yang pasti ada untungnya buat kita, mempunyai kenalan yang tak terbatas, memangnya orientasi seks menular?? Please deh, jangan kolot!
Okeh, di atas itu cuma beberapa contoh aja, so, please klo ingin tahu lebih banyak buka UU No. 40 tahun 2008, ternyata mendiskriminasi orang ada hukumannya, see you!
PS: Not trying to offend anybody
Jumat, 27 November 2009
Mendiskriminasi tanpa tujuan yang logis
Jumat, 20 November 2009
3 Isu Paling penting di Indonesia, melebihi isu-isu binatang merayap dan binatang buas!
Hi there
Sekarang lagi hot-hotnya nih adu binatang di Indonesia, tapi sebenernya ada beberapa masalah penting, namun simple..., lebih simple dari adu binatang (haram tahu)
I. Isu Terpenting -- Indvidualistis yang keterlaluan (siapa bilang Amerika individualistis? Kita juaranya!)
Orang asing selalu berkomentar "Indonesian people are very welcome, and warm"??? Really
Iya, kita "warm"nya cuma sama orang asing, pernah liat nggak ada sesama Indonesia ramah tamah, JARANG!! Mentang-mentang orang asing, beh!! ramah banget! sama saudara sendiri, galaknya luar biasa. Kesenggol dikit "NG****T LO", halah!
Lanjut, Seorang ibu-ibu tua atau wanita hamil atau wanita lemah, kecapean, di bus atau di kereta, nggak ada yang ngalah, mau laki-laki ataupun wanita sehat, beh!! Mungkin laki-laki yang baca ini kesal, bukannya sekarang ada emansipasi, bukannya cewe ingin diperlakukan seperti laki-laki. GUE SETUJU! TAPI, manusia kan diciptakan bervariasi (IDENYA LAMARCK), ada laki-laki kuat, bahkan ada juga yang selemah wanita, ada juga wanita yang sekuat samson! Jadi mengapa kita nggak coba mengalah sama orang lain yang mempunyai keterbatasan fisik.
KLO ISU NO. I ini dibenahi, nggak ada lagi tuh adu binatang untuk mendapat keuntungan pribadi semata
II. Isu terpenting No. 2 -- ADUHAI ORANG INDONESIA NGGAK BERIMAN SEBAGIAN!! ????
Kebersihan adalah sebagian dari iman! Gue juga kurang beriman!! Mobil gue penuh dengan sampah?? LHO??
Yaiyalah!! Gue nggak biasa buang sampah sembarangan, tiba-tiba di tengah jalan, buka jendela, trus buang!! mendingan mobil gue bersampah daripada lingkungan gue yang bersampah...
Orang-orang alim, kyai, ulama, ustad, ustadjah, guru agama selalu bilang kalau kebersihan adalah sebagian dari iman. YAKIN BANGET YA! tapi tiba-tiba, SWING! tisu dibuang begitu aja, padahal di deketnya ada tong sampah, oke, masjid bersih, lingkungannya bersih?? Tapi apakah mau menjaga diri dari membuang sampah di lingkungan orang lain? MEragukan!!
Pantes aja Fauzi Bowo bilang "Banjir itu Salah orang Jakarta sendiri, buang sampah sembarangan!"
Alangkah tidak kagetnya gue ngelihat kerukan tanah kanal penuh dengan sampah, gue cuma maklum.
MAKLUM?? YAKIN??
III. ROKOK -- MASALAH BUKAN PADA ROKOK TAPI PADA PEROKOK
Gue cuma mau ngingetin aja para perokok, bukan masalah buat gue orang ngerokok pa nggak, TAPI LIAT SIKON DONK! Ada nggak orang yang nutup idung pas lo ngerokok!!
Lo sebelum ngerokok, minta izin dulu "Gue nggak papa kan ngerokok", gue mengangguk, bukan berarti gue seneng sama bau rokok, itu karena gue NGGAK ENAK!! PLEASE SMOKERS NOTED : NGGAK ENAK NGELARANG!!
Pas baru kena sakit jantung, dan sekitarnya, baru berhenti trus bilang, ternyata deket-deket orang ngerokok nggak enak ya, bau (pengalaman Bokap! untung dia sudah berhenti!)
THANKS, menurut gue, Indonesia bisa maju dengan ketiga isu itu dibenahi
Give comments, please??
